Jejak yang Menghilang: Puisi tentang Kehilangan dan Cinta yang Hidup dalam Keheningan
Sinopsis: Jejak yang Menghilang: 207 Puisi tentang Kehilangan dan Cinta yang Hidup dalam Keheningan merupakan sebuah antologi puisi yang mengajak pembaca menyelami perjalanan batin manusia dalam menghadapi kehilangan, kerinduan, cinta, dan proses menerima kehidupan. Melalui 207 puisi yang disusun dalam rangkaian tema yang saling terhubung, buku ini menghadirkan refleksi mendalam tentang bagaimana luka perlahan bertransformasi menjadi kekuatan, bagaimana rindu menemukan ruangnya dalam doa, dan bagaimana cinta tetap hidup meskipun kehadiran fisik telah tiada.
Setiap bait mengajak pembaca menapaki perjalanan dari duka menuju keikhlasan, dari kesunyian menuju cahaya, hingga menemukan makna bahwa kehilangan bukanlah akhir, melainkan awal dari pemahaman yang lebih dalam tentang kehidupan, kasih sayang, dan hubungan manusia dengan Tuhan. Dengan bahasa yang puitis, lembut, dan sarat nuansa spiritual, buku ini menjadi teman bagi siapa pun yang pernah merasakan perpisahan, merawat kenangan, atau sedang mencari kedamaian di tengah keheningan.
Lebih dari sekadar kumpulan puisi, karya ini adalah ruang kontemplasi yang mengingatkan bahwa cinta sejati tidak pernah benar-benar hilang. Ia hanya berubah menjadi doa, kenangan, dan cahaya yang terus menerangi perjalanan jiwa. Jejak yang Menghilang adalah persembahan bagi setiap hati yang pernah terluka, agar mampu menemukan harapan, menerima dengan ikhlas, dan percaya bahwa di balik setiap kehilangan selalu tersimpan makna yang mengantarkan manusia kembali kepada cinta yang abadi.
Id Book: S212
Ukuran: 15,5 x 23 / Unesco
Jumlah Halaman: 355
Terbit:
Penerbit: Star Digital Publishing
