Falsafah Simbol Matematika: Dari Peradaban Kuno hingga Kecerdasan Buatan
Sinopsis: Mengapa manusia mampu membangun peradaban? Mengapa ilmu pengetahuan dapat diwariskan lintas generasi? Dan mengapa kecerdasan buatan mampu "memahami" dunia? Jawabannya berawal dari satu hal yang tampak sederhana, tetapi memiliki kekuatan luar biasa: simbol.
Buku ini mengajak pembaca menelusuri perjalanan simbol selama ribuan tahun, mulai dari guratan sederhana pada batu prasejarah, sistem bilangan Mesir, Babilonia, Maya, dan Hindu–Arab, perkembangan notasi Yunani dan Romawi, revolusi simbol pada masa Al-Khwarizmi, hingga Gottfried Wilhelm Leibniz, sampai lahirnya bahasa pemrograman, Unicode, LaTeX, sistem komputer aljabar, machine learning, dan kecerdasan buatan modern.
Buku ini juga menempatkan simbol sebagai jejak intelektual peradaban manusia. Simbol dipandang sebagai jembatan yang menghubungkan bahasa, logika, matematika, filsafat, ilmu pengetahuan, teknologi, dan kecerdasan buatan. Melalui perspektif historis, filosofis, semiotik, dan komputasional.
Disusun secara sistematis dengan ilustrasi yang kaya, narasi historis yang mendalam, serta didukung referensi ilmiah klasik dan modern, buku ini menjadi bacaan yang relevan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, guru, praktisi data science, ilmuwan komputer, maupun masyarakat umum yang ingin memahami perjalanan panjang simbol sebagai fondasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
Buku ini bukan sekadar membahas simbol matematika, tetapi mengisahkan perjalanan peradaban manusia melalui bahasa simbol yang membentuk ilmu pengetahuan, teknologi, dan masa depan dunia.
Id Book: S205
Ukuran: 15,5 x 23 / Unesco
Jumlah Halaman: 366
Terbit:
Penerbit: Star Digital Publishing
